Google September 2011 / Waliangers

.

Sep
26

Tradisi Metuakan di Karangasem

Photo by Ngurah Suryatmaja Pada sebuah sore yang indah, di sebuah warung tuak di Karangasem, sekelompok orang tua duduk melingkar beralaskan tikar. Di tengah-tengah lingkaran terhidang lima botol tuak, sate babi, lawar dan camilan lainnya. Sambil meneguk tuak, mereka tampak asyik bercengkerama tentang padi-padi yang mulai panen, tentang kesibukan para caleg mengobral janji-janji membela rakyat jelata, tentang situasi desa, dan sebagainya. Para orang tua itu hampir setiap sore datang...
Selengkapnya

Sep
24

Megibung, Tradisi Masyarakat Karangasem

Megibung adalah suatu proses atau kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat atau sebagian orang untuk duduk bersama  saling berbagi satu sama lain, terutama dalam hal makanan. Tidak hanya perut kenyang yang didapat dari kegiatan ini namun sembari makan kita dapat bertukar pikiran bahkan bersendagurau satu sama lain. Megibung bersasal dari kata dasar gibung yang mendapat awalan me-. Gibung berarti kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang yaitu saling berbagi antara orang yang...
Selengkapnya

Sep
23

Desa vs Kota, Mana Yang Lebih Baik?

Sekarang ini, banyak orang yang pergi ke kota untuk bekerja. Mereka meninggalkan desa, berharap mendapat pekerjaaan dan kehidupan yang lebih baik. Kota dianggap sebagai tempat yang bisa menyediakan hidup yang lebih dinamis, berbagai macam hiburan yang lebih lengkap, serta keadaan yang lebih menyenangkan. Kota pun menjadi penuh sesak, persaingan untuk memperoleh pekerjaan semakin meningkat dan kompleks. Di lain pihak, desa menjadi kehilangan tenaga kerja, banyak lahan yang mulai ditinggalkan, cara...
Selengkapnya

Sep
23

Sejarah Tirta Gangga

Di tengah sawah dan dikelilingi oleh perbukitan hijau yang indah, lokasi Tirtagangga begitu damai dan indah. Tirtagangga merupakan taman air kerajaan milik keluarga kerajaan Karangasem. Terletak di desa Ababi, sekitar 83 km dari Denpasar atau 6 km utara Amlapura, ibukota Kabupaten Karangasem. Taman air ini dibangun pada tahun 1948 atas prakarsa Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Arsitektur taman air ini merupakan gabungan dari arsitektur gaya Bali dan Cina. Sebelum dibangun...
Selengkapnya

Sep
22

Rangda, Ratu Leak Dalam Mitologi Bali

Rangda adalah ratu dari para leak dalam mitologi Bali. Makhluk yang menakutkan ini diceritakan sering menculik dan memakan anak kecil serta memimpin pasukan penganut sihir jahat melawan Barong, yang merupakan simbol kekuatan baik. Menurut etimologinya, kata Rangda yang dikenal di Bali berasal dari Bahasa Jawa Kuno yaitu dari kata Randa yang berarti Janda. Rangda adalah sebutan janda dari golongan Tri Wangsa yaitu  Waisya, Ksatria, Brahmana. Sedangkan dari golongan Sudra disebut Balu...
Selengkapnya

Sep
21

Makna Hari Raya Pagerwesi

Kata "pagerwesi" artinya pagar dari besi. Ini me-lambangkan suatu perlindungan yang kuat. Segala sesuatu yang dipagari berarti sesuatu yang bernilai tinggi agar jangan mendapat gangguan atau dirusak. Hari Raya Pagerwesi sering diartikan oleh umat Hindu sebagai hari untuk memagari diri yang dalam bahasa Bali disebut magehang awak. Nama Tuhan yang dipuja pada hari raya ini adalah Sanghyang Pramesti Guru. Sanghyang Paramesti Guru adalah nama lain dari Dewa Siwa sebagai manifestasi Tuhan untuk melebur...
Selengkapnya

Sep
21

Kalender Bali

Description: Kalender Bali Rating: 4.5 Reviewer: Unknown Item Reviewed: Kalender Bal...
Selengkapnya

Sep
19

" Leak " Warisan Hindu Bali Kuno

Pada zaman sekarang ini orang bertanya-tanya apa betul leak itu ada? Apa betul leak itu menyakiti? Secara umum leak itu tidak menyakiti. Leak itu proses ilmu yang cukup bagus bagi yang berminat. Karena ilmu leak juga mempunyai etika-etika tersendiri. Dibutuhkan kemampuan yang prima untuk mempelajari ilmu leak. Di masyarakat sering kali leak dicap menyakiti bahkan bisa membunuh manusia, padahal tidak seperti itu. Ilmu leak sama dengan ilmu lainnya yang terdapat dalam lontar-lontar kuno Bali. Jaman...
Selengkapnya

Waliangers. Powered by Blogger.